Masalah Internal Barcelona Diklaim Belum Tuntas

Kendati baru saja berhasil kembali merebut puncak klasemen sementara, tapi situasi di Barcelona diklaim masih genting. Pasalnya, masalah Internal di Klub Catalan diyakini masih belum tuntas.

Sebagaimana dilansir Marca, hubungan antara pimpinan, staf pelatih, dan tim Barca sudah lama bermasalah. Ada beberapa pertanda mengenai hal tersebut, kendati Los Blaugrana baru saja berhasil menang 1-0 atas Real Sociedad.

“Klub jadi lemah,” tutur Gerard Pique setelah pertandingan. Selain itu, fans Barca pun menunjukkan kekecewaan mereka sejak awal pertandingan dengan siulan kritik untuk para pemain.

Salah satu indikasi yang tampak jelas adalah ketika klub berhadapan dengan Eibar beberapa pekan yang lalu. Pada pertandingan yang berlangsung di Camp Nou tersebut, para fans Barcelona tampak melempar sapu tangan putih ke lapangan.

Para fans yang hadir menuntut presiden Josep Maria bartomeu untuk mundur dari jabatannya. Berbagai departemen internal Barca juga melahirkan masalah ini. Banyak departemen yang dikabarkan saling meragukan dan tidak percaya satu sama lain.

Salah satu contoh terdekat adalah kasus yang melibatkan direktur olahraga klub, Eric Abidal dengan kapten tim, Lionel Messi. Legenda Prancis tersebut secara terbuka mengkritik performa Messi dkk, padahal beberapa pemain yang dibeli klub atas gagasannya terbilang gagal.

Kemudian, kedua sosok tersebut kembali terlibat konflik menyusul pemecatan Ernesto Valverde dari kursi manajer. Abidal menuding para pemain Barcelona terlibat dalam pemecatan tersebut, Messi tak terima dan terang-terangan mengkritik sang direktur olahraga.

Lalu masih ada skandal media sosial yang melibatkan Bartomeu. Kabarnya presiden Barca ini menyewa jasa buzzer untuk meningkatkan kredibilitasnya dan menyerang kandidat presiden penggantinya.

Lebih lanjut, pergantian pelatih, memecat Ernesto Valverde untuk Quique Setien dianggap belum benar-benar berdampak positif. Barca masih menunjukkan kelemahan yang sama. Para pemain bahkan kesulitan menerapkan taktik Setien yang ingin memainkan bola dari belakang.

Tak sampai disitu, belum lama juga sempat ada sikap kontroversial dari Eder Sarabia. Assisten pelatih Quique Setien tersebut secara terang-terangan memaki para pemain yang tampil buruk di atas lapangan. Akibatnya, Setien harus meminta maaf di depan publik.

Akan tetapi, Barca sejauh ini masih memimpin klasemen sementara, mereka juga masih berpeluang lolos ke babak perempat final Liga Champions Eropa.