Abaikan Masa Depan di Chelsea, Pedro Lebih Khawatir Ancaman Corona

Kendati masa depannya bersama Chelsea masih jadi teka-teki, Pedro Rodriguez memilih cuek, karena menurutnya wabah Virus Corona jauh lebih mengkhawatirkan ketimbang urusan lain.

Sebagai informasi, Striker asal Spanyol tersebut saat ini memang masih terikat kontrak dengan Chelsea. Kontraknya baru akan kadaluwarsa pada penghujung musim 2019/20 ini. Hanya saja, sampai sekarang belum ada kesepakatan terkait kontrak baru.

Jika memang tak kunjung ada kesempatan sampai musim ini berakhir, artinya mantan pemain Barcelona tersebut bisa pergi dengan status bebas transfer alias gratis pada bursa transfer musim panas nanti.

Situasi ini membuat masa depan pemain Spanyol menjadi teka-teki. Spekulasi tentang kelanjutan karirnya mulai bermunculan. Namun, saat ditanya tentang hal tersebut, Pedro tampak cuek. Dia mengabaikan fakta itu.

Bukan tanpa alasan, melainkan karena ada hal yang lebih penting untuk dicemaskan ketimbang kontrak baru.

“Kontrak saya akan segera habis tapi sat ini hal itu bukanlah yang terpenting. Saya tak berhenti memikirkan hal ini,” ujar Pedro kepada Cadena SER.

Tak lain masalah yang dimaksud Pedro adalah Virus Corona yang membuat semua pemain sepakbola di Eropa, termasuk di Inggris harus mengkarantina diri di rumah masing-masing.

“Hal terpenting adalah semua orang menunjukkan solidaritas. Apa pun yang terjadi pada masa depan saya akan terjadi tapi sekarang itu tidak penting karena kami bahkan tidak tahu kapan bisa kembali berlatih,”

“Kami menjalani karantina karena salah satu pemain kami positif terinfeksi virus Corona, dia sekarang dalam kondisi baik dan kami sangat senang untuknya,” tambahnya.

Sebagai informasi, salah satu pemain Chelsea memang sudah positif terjangkit virus corona atau COVID-19, pemain tersebut adalah Callum Hudson-Odoi. Chelsea mengkonfirmasi temuan kasus ini selang beberapa jam setelah pelatih Arsenal Mikel Arteta dipastikan terjangkit.

Premier League sendiri masih ditunda untuk sementara waktu seiring dengan temuan dua kasus Corona yang menimpa kedua sosok tersebut. Rencananya, Liga akan kembali digelar pada akhir April 2020 mendatang.

Jikapun situasinya tak kunjung mereda, kemungkinan besar Premier League akan menggelar pertandingan tanpa penonton.