Lionel Messi Gabung Inter? Begini Jawaban Conte

Pelatih Inter Milan, Antonio Conte coba untuk mengomentari isu transfer yang belakangan ini santer mengaitkan tim asuhannya dengan mega bintang Argentina, Lionel Messi.

Spekulasi masa depan Kapten Barcelona itu memang sedang jadi perbincangan media-media Eropa. Inter Milan disebut-sebut sebagai salah satu tim yang mungkin akan dituju Messi, apalagi setelah fakta bahwa ayah sang pemain membeli sebuah rumah di kota Milan.

Belum lama ini, Beppe Marotta selaku CEO AC Mian sempat membantah spekulasi tersebut. Menurutnya, wacana mendatangkan pemain terbaik dunia itu layaknya sebuah cerita khayalan yang tak bisa terwujud.

Kendati demikian, menariknya rumor kepindahan Messi ke Giuseppe Meazza ternyata masih belum mereda. Penyebabnya adalah proyeksi Messi terpampang di Katedral Duomo sebelum pertandingan Inter kontra Napoli. Dipercaya, pemilik Inter Milan adalah dalang dibalik aksi tersebut.

Dalam laga yang berlangsung dihihari tadi itu, Inter Milan berhasil menang dengan skor telak 2-0. Selepas pertandingan, pelatih Antonio Conte mendapat pertanyaan tentang spekulasi kedatangan Messi menuju Tim asuhannya.

Sama seperti Marotta, Conte juga menganggapnya sebagai hal yang mustahil. Bahkan menurut dia, lebih mudah memindahkan Katedral Duomo ketimbang memindahkan Messi ke Milan.

“Saya pikir kedua skenario itu sangat tidak mungkin! Saya yakin dengan para pemain saya. Mereka memberikan segalanya, saya bisa menjamin itu. Ya, akan lebih mudah untuk memindahkan Duomo daripada membawa Messi ke Inter!” ucap Conte kepada Sky Sport Italia.

Beppe Marotta sendiri tak yakin ada klub Serie A Italia yang mampu mendatangkan Lionel Messi, terutama di situasi seperti saat ini dimana kondisi finansial sedang digoyahkan oleh pandemi Virus Corona.

“Tidak ada tim Italia yang mampu melakukan operasi seperti itu kecuali ada faktor luar biasa yang terkait dengan pemegang saham, dan oleh karena itu pemilik sebenarnya,”

“Jangan lupa bahwa kita harus menghormati FFP [Financial Fair Play]. Tahun ini, dengan Covid-19 ada beberapa fleksibilitas, tetapi setelah itu peraturan harus dihormati.” kata Giuseppe Marotta.

Ya, sejak pandemi Virus Corona, keuangan klub-klub Eropa memang sedang goyah. Meski kompetisi sudah berlangsung lagi, tapi mereka tak mendapati pemasukan dari penjualan tiket stadion.