Neymar Resmi Berpisah Dengan Nike

Bintang utama Paris Saint-Germain dan Tim Nasional Brazil dipastikan telah resmi berpisah dengan perusahaan Apparel asal Amerika Serikat, Nike.

Sebagai informasi, Neymar sudah 15 tahun menjadi salah satu ikon besar Nike, tentu saja selain bintang sepakbola lain seperti Cristiano Ronaldo dan Zlatan Ibrahimovic.

Dia bahkan dikontrak oleh Nike sejak masih berkostum Santos, dimana pada tahun 2013 Neymar kemudian bergabung dengan Barcelona.

Kabar berpisahnya Neymar dengan Nike lantas diungkap oleh Josh Benedek selaku Juru Bicara Nike.

“Saya dapat mengonfirmasi bahwa Neymar bukan lagi atlet Nike,” kata juru bicara Nike Josh Benedek dalam surat elektroniknya kepada AFP seperti dilansir Antara.

Informasi yang terdengar mengklaim bahwa pemain berusia 28 tahun tersebut tengah melangsungkan pembicaran dengan salah satu perusahaan Apparel asal Italia, Puma.

Laman berita Brasil UOL mengatakan Nike dan Neymar gagal mencapai kata sepakat mengenai nominal yang akan diterima sang pemain dalam kontrak barunya.

UOL juga mengatakan hubungan antara Nike dan agen-agen Neymar telah bermasalah sejak beberapa bulan silam.

Pihak Tim Komunikasi sang pemain sampai saat ini belum memberikan respon permintaan AFP untuk berkomentar mengenai kabar ini. Begitu juga dengan pihak Puma yang digodok menjadi tujuan Neymar berikutnya.

Sedangkan di satu sisi, . Surat kabar Brasil Folha de Sao Paulo mengatakan kesepakatan terakhir Neymar dengan Nike merupakan kontrak berdurasi 11 tahun yang semestinya habis pada 2022.

Total, kontrak jangka panjang tersebut memiliki nilai sampai 150 juta USD.

Neymar sendiri saat ini masih menyandang status sebagai pemain termahal dunia, saat dibeli Paris Saint-Germain dari Barcelona pada musim panas tahun 2017 lalu seharga 220 Juta Euro.

Majalah Forbes memperkirakan pendapatan Neymar pada tahun ini bernilai sebesar 95,5 juta dolar, termasuk dari kesepakatan endorse. Memang, Neymar diketahui sebagai salah satu pesepakbola dengan jumlah Followers terbanyak di Sosial Media.

Dalam pantauan terakhir di Instagram, Akun resmi sang pemain sudah memiliki 141 Juta Pengikut sejauh ini. Belum lagi di Sosial Media lain seperti Twitter dan Facebook.

Agen Transfer Isyaratkan Pogba Bertahan di Old Trafford

Mino Raiola selaku Agen Transfer Paul Pogba membuat para fans Manchester united bisa bernafas lega karena perkataannya yang seolah mengisyaratkan gelandang Prancis bakal bertahan di Old Trafford.

Kendati sudah berseragam MU sejak tahun 2016 silam, faktanya eks Juventus ini kerap disebut bakal cabut dari United. Rumor tersebut dasari fakta bahwa dia kerap jadi sasaran kritik oleh pandit, media, fans MU, dan bahkan legenda United sendiri.

Masa depan Pogba sempat tak jelas selama beberapa bulan terakhir, ada yang meyakini bahwa pemain Prancis akan hengkang, tapi bisa saja dia bertahan dan bertandem dengan Bruno Fernandes di lini tengah.

Saat ini masih ada ketidakpastian soal masa depannya. Ada yang menyebut ia bisa keluar, namun ada juga yang menyebut ia bisa bertahan dan membentuk duet bersama Bruno Fernandes.

Setelah cukup banyak jadi perbincangan, akhirnya Mino Raiola selaku agen transfer sang pemain angkat bicara mengenai hal tersebut.

Dikatakannya bahwa Pogba adalah salah satu bagian penting dari proyek besar Manchester United. Hal tersebut membuat Setan Merah enggan menerima tawaran apapun untuk sang gelandang. Proses kontrak baru masih dibicarakan dan masih terus berlanjut.

“Pogba adalah pemain kunci untuk Man Utd, mereka memiliki proyek penting dan ia termasuk 100 persen. Man Utd tidak akan menerima tawaran apa pun pada musim panas ini untuk menjual Pogba,”

“Ia bukan tipe orang yang membuat kontroversi, terutama saat Anda harus tetap tenang dan melihat bagaimana hasilnya. Kami akan menangani pembaruan kontrak dengan tenang, tanpa stres. Kami akan terus membicarakannya,” kata Raiola kepada Gianluca Di Marzio.

Hal yang sama juga berlaku untuk kliennya yang lain, Erling Braut Haaland, sebagaimana pemain asal Norwegia menyita perhatian dunia dan jadi incaran sejumlah raksasa Eropa.

“Ia adalah sebuah penyesalan bagi mereka yang tidak merekrutnya dan sebuah mimpi bagi mereka yang membawanya,” koar Raiola.

“Ia tidak akan pindah tahun ini. Ia baik-baik saja di Dortmund. Ini bukan waktunya untuk pindah, kami sangat menyadari jalur karier yang bisa dilaluinya,” tandas Raiola.

Trent Alexander-Arnold Jadi Pemain Muda Terbaik Liga Inggris Musim Ini

Bek Sayap Liverpool, Trent-Alexander Arnold berhasil memenangkan persaingan trio MU, Anthony martial, Marcus Rashford dan Mason Greenwood dalam persaingan gelar pemain muda terbaik Premier League musim ini.

Pemain berusia 21 tahun tersebut memang sangat diandalkan Liverpool sejak beberapa tahun terakhir. Musim ini juga demikian, dimana dia berhasil membukukan empat gol dan 13 assist dalam 38 laga di Premier League.

Atau, dengan kata lain hanya bintang Manchester City, Kevin de Bruyne, yang mampu mengukir lebih banyak assist daripada Alexander-Arnold. Catatan impressif tersebut tak terhenti sampai disitu.

Dia berhasil membantu Liverpool mencatatkan 12 clean sheets pada musim ini, dimana catatan itu jadi kunci keberhasilan merengkuh gelar Premier League yang pertama dalam sejarah klub.

Wajar saja jika kemudian pemain Timnas Inggris ini mampu memenangkan persaingan dengan Jack Grealish (Aston Volla), Christian Pulisic (Chelsea), Mason Mount (Chelsea), dan Dean Henderson (Sheffield United).

Beberapa pihak juga melayangkan sanjungan kepada sang bek, termasuk diantaranya legenda Liverpool, Jamie Carragher.

“Ketika Anda berpikir tentang full back pada masa lalu, Anda membayangkan Roberto Carlos dan Cafu yang berlari naik-turun di sisi lapangan. Trent Alexander-Arnold juga melakukan itu. Kami sudah cukup lama memiliki full-back serang,” kata Carragher kepada Sky Sports.

Hal serupa juga diungkapkan mantan pemain Chelsea, Graeme Le Saux soal Trent Alexander Arnold.

“Saya tak bisa mengingat satu pemain yang punya pengaruh ke timnya di bek kanan seperti Trent di Liverpool. Padahal ia baru berusia 21 tahun,”

“Dia menambahkan gol-gol ke permainannya. Jumlah assistnya tak ada yang menyaingi di antara para bek. Saya bisa melihatnya berkembang dengan suasana bermain di Liverpool,” kata Le Saux di situs Premier League.

Adapun, Trent Alexander-Arnold sendiri merupakan salah satu pemain hasil didikan akademi Liverpool yang mulai menembus tim utama sejak tahun 2016.

Sejak debutnya tersebut, dia telah membukukan 134 penampilan di semua kompetisi. Selain meraih titel Premier League, bersama Liverpool dia juga mencicipi gelar Liga Champions, Piala Super Eropa dan Piala Dunia antarklub.

Conte Senang Inter Milan Pertahankan Alexis Sanchez

Alexis Sanchez bisa dipastikan bakal menjadi pemain tetap Inter Milan musim depan, setelah adanya konfirmasi dari pihak Manchester United. Kesepakatan inipun membuat pelatih Antonio Conte ikut senang.

Seperti diketahui, Inter Milan memang meminjam pemain Chile dari Manchester United sejak musim panas kemarin. Kesepakatannya, masa peminjaman itu hanya berlangsung semusim saja.

Awalnya, Inter Milan merasa ragu dengan Sanchez, pasalnya eks Barcelona itu sempat terganggu cedera dan absen di beberapa pertandingan.

Namun, setelah reboot kompetisi, Sanchez mulai tampil gemilang. Alhasil, performanya itu membuat Inter Milan akhirnya membelinya secara permanen dari Manchester United.

Pelatih MU, Ole Gunnar Solskjaer telah mengkonfirmasi kepergian permanen Sanchez menuju Inter Milan.

Mengenai hal ini, pelatih Inter Milan, Antonio Conte mengaku sangat senang, dan menurutnya itu adalah transfer yang bagus.

“Saya pikir kepindahan Alexis Sanchez adalah sesuatu yang hebat yang dilakukan oleh klub. Mempertimbangkan kondisi saat ini dan kami berhasil mendapatkan Alexis, itu adalah transfer yang sangat bagus,”

“Dia telah mengalami musim yang kurang baik ketika benar-benar berjuang di Manchester United, kemudian dia mengalami cedera dan bersama kami meluangkan waktu untuk mengembalikan performanya. Jadi sudah sewajarnya kami sekarang dapat memetik hasil dari itu. usaha,” kata Conte, dikutip dari Football Italia

Di wawancara terpisah, pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer juga turut senang dengan kesepakatan ini. Dia pun mendoakan yang terbaik untuk Sanchez bersama klub barunya.

“Dia bersenang-senang di sana dan dia pemain yang bagus. Kami mendoakan yang terbaik untuknya.” Kata Solskjaer.

Dengan kesepakatan ini, artinya Alexis Sanchez adalah pemain pertama yang dijual Manchester United pada bursa transfer musim panas ini.

Bisa dikatakan, salah satu faktor dari penjualan ini adalah karena kontribusi sang pemain yang minim tapi dia adalah salah satu pemain dengan gaji tertinggi di Old Trafford.

Pemain berusia 31 tahun itu dibeli dari Arsenal pada awal 2018, Sanchez menerima bayaran melebihi 400 ribu pounds atau setara dengan Rp7,4 miliar per pekan. Selama satu setengah musim, Sanchez hanya mengemas 3 gol saja.

Lionel Messi Gabung Inter? Begini Jawaban Conte

Pelatih Inter Milan, Antonio Conte coba untuk mengomentari isu transfer yang belakangan ini santer mengaitkan tim asuhannya dengan mega bintang Argentina, Lionel Messi.

Spekulasi masa depan Kapten Barcelona itu memang sedang jadi perbincangan media-media Eropa. Inter Milan disebut-sebut sebagai salah satu tim yang mungkin akan dituju Messi, apalagi setelah fakta bahwa ayah sang pemain membeli sebuah rumah di kota Milan.

Belum lama ini, Beppe Marotta selaku CEO AC Mian sempat membantah spekulasi tersebut. Menurutnya, wacana mendatangkan pemain terbaik dunia itu layaknya sebuah cerita khayalan yang tak bisa terwujud.

Kendati demikian, menariknya rumor kepindahan Messi ke Giuseppe Meazza ternyata masih belum mereda. Penyebabnya adalah proyeksi Messi terpampang di Katedral Duomo sebelum pertandingan Inter kontra Napoli. Dipercaya, pemilik Inter Milan adalah dalang dibalik aksi tersebut.

Dalam laga yang berlangsung dihihari tadi itu, Inter Milan berhasil menang dengan skor telak 2-0. Selepas pertandingan, pelatih Antonio Conte mendapat pertanyaan tentang spekulasi kedatangan Messi menuju Tim asuhannya.

Sama seperti Marotta, Conte juga menganggapnya sebagai hal yang mustahil. Bahkan menurut dia, lebih mudah memindahkan Katedral Duomo ketimbang memindahkan Messi ke Milan.

“Saya pikir kedua skenario itu sangat tidak mungkin! Saya yakin dengan para pemain saya. Mereka memberikan segalanya, saya bisa menjamin itu. Ya, akan lebih mudah untuk memindahkan Duomo daripada membawa Messi ke Inter!” ucap Conte kepada Sky Sport Italia.

Beppe Marotta sendiri tak yakin ada klub Serie A Italia yang mampu mendatangkan Lionel Messi, terutama di situasi seperti saat ini dimana kondisi finansial sedang digoyahkan oleh pandemi Virus Corona.

“Tidak ada tim Italia yang mampu melakukan operasi seperti itu kecuali ada faktor luar biasa yang terkait dengan pemegang saham, dan oleh karena itu pemilik sebenarnya,”

“Jangan lupa bahwa kita harus menghormati FFP [Financial Fair Play]. Tahun ini, dengan Covid-19 ada beberapa fleksibilitas, tetapi setelah itu peraturan harus dihormati.” kata Giuseppe Marotta.

Ya, sejak pandemi Virus Corona, keuangan klub-klub Eropa memang sedang goyah. Meski kompetisi sudah berlangsung lagi, tapi mereka tak mendapati pemasukan dari penjualan tiket stadion.

Kekalahan dari Chelsea Memang Menyakitkan, tapi MU Harus Bangkit

Bruno Fernandes tahu persis bahwa kekalahan dari Chelsea memang sangat menyakitkan, tapi dia meminta Manchester United untuk lekas bangkit kemudian fokus pada laga berikutnya.

Manchester United berhadapan dengan Chelsea di babak semifinal Piala FA, Senin dinihari WIB tadi (20/07). Bertekad untuk melaju ke babak final sehingga memperbesar peluang meraih trofi juara musim ini, Setan Merah justru takluk dengan skor 1-3.

Bisa dikatakan, tiga gol Chelsea dalam laga tersebut tercipta karena kesalahan para pemain Manchester United. Dua gol karena blunder fatal David De Gea, sedangkan satu gol lagi tercipta karena aksi gol bunuh diri bek Harry Maguire.

Pasukan Ole Gunnar Solskjaer di satu sisi hanya bisa membalas dengan satu gol Bruno Fernandes, itupun lewat titik putih penalti.

Kendati memang diwarnai gol bunuh diri serta blunder kiper David De Gea, Bruno Fernandes tak memungkiri fakta bahwa Manchester United memang tampil dibawah standar dalam laga tersebut.

“Kami memang bukan yang terbaik sebelumnya, namun saat ini kami bukan yang terburuk,” buka Fernandes di akun instagramnya.

Yang jadi kekecewaan besar adalah fakta bahwa Manchester United telah kehilangan peluang untuk meraih trofi juara musim ini. Seperti diketahui, musim ini hanya trofi Piala FA dan Liga Europa yang bisa dimenangkan MU, mereka telah kehilangan kans juarai Premier League.

“Kami sangat sedih dengan hasil pertandingan ini dan kami sedih kehilangan kesempatan untuk memenangkan FA Cup, sesuatu yang sudah lama kami harapkan.” Tandasnya.

Tapi, gelandang Portugal ini mengingatkan rekan-rekannya bahwa kegagalan tersebut bukan akhir dari dunia. Toh, masih ada perjuangan untuk finish di empat besar klasemen akhir Premier League demi melangkah ke ajang Liga Champions Eropa musim depan.

“Sekarang kami harus mengumpulkan kekuatan dan berjuang untuk target kami di Premier League.” ujarnya.

Manchester United ditunggu sebuah partai sengit di tengah pekan nanti. Mereka akan berhadapan dengan West Ham United dalam lanjutan Premier League. Laga tersebut rencananya akan berlangsung pada 23 Juli mendatang di Old Trafford.

Manchester United Wajib Akhiri Musim Dengan Gelar Juara

Gelandang Manchester United, Paul Pogba meminta Manchester United untuk berjuang keras meraih paling tidak satu trofi juara di akhir musim 2019/20 ini.

Kampanye musim 2019/20 ini memang akan segera mencapai akhir cerita, bahkan beberapa kompetisi sudah menemukan pemenangnya. Contohnya kompetisi Premier League yang telah dimenangkan oleh Liverpool sejak beberapa waktu lalu.

Kemudian ada Bayern Munchen yang sudah mengamankan gelar Bundesliga Jerman. Padahal, kompetisi sempat tertunda selama tiga bulan karena pandemi Virus Corona.

Sedangkan, Manchester United juga masih punya peluang untuk menyudahi kampanye musim ini dengan trofi juara. Memang, bukan trofi premier League dan Piala Liga, tapi ada Piala FA dan juga Liga Europa.

Karena adanya peluang tersebut, gelandang Paul Pogba meminta timnya harus berjuang sekuat tenaga untuk memenangkan paling tidak satu dari kedua trofi tersebut.

“Kita semua tahu bahwa United adalah tim yang selalu memenangkan trofi juara,” beber Pogba kepada United Review.

Mantan pemain Prancis ini sepertinya ‘panas’ melihat Liverpool memenangkan gelar Premier League, karena itu dia tak ingin Manchester United melewatkan kesempatan meraih dua trofi juara di musim ini.

“Kami tahu bahwa ada beberapa trofi yang bisa kami menangkan musim ini. Kami tidak ingin membiarkan kesempatan ini lewat begitu saja. Kami akan melakukan yang terbaik untuk merebut dua trofi tersebut.” Tandasnya.

Manchester United bisa dikatakan sedang dalam kepercayaan diri yang tinggi. Mereka berhasil memenangkan 15 dari 17 laga terakhir di semua ajang dan tidak tersentuh kekalahan.

Karena serangkaian hasil positif tersebut, Pogba pun merasa optimis dengan peluang timnya memenangkan dua trofi yang tersedia.

“Kami merasa sangat bagus dan saat ini kami memiliki mentalitas yang positif karena kami mendapatkan banyak hasil-hasil yang bagus. Kami juga tahu bahwa kami memiliki kemampuan untuk memenangkan setiap pertandingan seperti yang kami lakukan di beberapa pertandingan terakhir.” ujarnya.

Di ajang Piala FA, Manchester Untied dihadapkan dengan lawan yang kuat. Pada babak semifinal mereka akan berhadapan dengan Chelsea. Laga tersebut akan berlangsung pada 20 Juli mendatang.

Barcelona Harus Serius Soal Sikap Lionel Messi

Juara bertahan La Liga Spanyol, Barcelona diminta untuk tidak terlalu santai dengan sikap yang diperlihatkan Lionel Messi terkait kontrak baru. Bukan tanpa alasan, kabar adanya minat dari Manchester City diyakini memang benar adanya.

Masalah yang menimpa Barcelona di musim ini seolah tidak henti-hentinya bermunculan. Selain karena Performa tim merosot secara signifikan pasca penangguhan kompetisi, mereka juga kerap diterpa masalah Internal.

Pada Jornada ke-33, Barcelona baru mencatatkan 70 poin dimana jumlah tersebut terpaut empat poin dari pemuncak klasemen sementara, Real Madrid. Dengan hanya lima pertandingan tersisa musim ini, harusnya secara matematis masih ada peluang.

Tapi, melihat performa Real Madrid yang konsisten, tampaknya sulit bagi Barca mempertahankan gelar La liga musim ini.

Situasi Barca kemudian diperburuk dengan ruang ganti klub yang kabarnya tidak sehat. Arthur Melo dan Antoine Griezmann menyimpan bara, kemudian kabarnya pelatih Quique Setien juga memiliki hubungan yang kurang baik dengan para pemain senior klub, termasuk Barcelona.

Dikutip dari Cadena SER, situasi di Barcelona bakal makin runyam. Lionel Messi sebagai pemain paling penting di klub menolak negosiasi kontrak. Padahal, kontraknya bakal berakhir pada Juni 2021 yang akan datang.

Kontrak Lionel Messi memang masih tersisa satu musim. Namun, itu tidak menjadi jaminan Barcelona bisa tenang. Sebab, peluang La Pulga untuk meninggalkan klub lebih cepat sangat terbuka.

Karena alasan tersebut, salah seorang Jurnalis Marca berharap agar Barcelona memandang masalah ini secara serius. Apalagi, Manchester City bisa melayangkan tawaran yang serius untuk Messi.

“Kabar terbaru: Kemungkinan Lionel Messi meninggalkan Barcelona untuk gabung ke Man City itu nyata. Saya bisa mengkonfirmasi dari sumber saya di Catalonia dan Inggris,” tulis Martin dikutip dari Marca.

Memang, Manchester City sempat tertarik pada Messi, bahkan tidak hanya sekali. Belum lagi kehadiran pep Guardiola di kursi manajer yang bisa membuat Messi semakin tertarik merapat ke Etihad Stadium.

Akan tetapi, sampai saat ini faktanya memang belum ada pernyataan resmi tentang penolakan kontrak baru tersebut. Atau bisa dikatakan ini hanya sebatas rumor belaka.

Sulit Gaet Lautaro Martinez, Barca Kini Incar Edinson Cavani

Juara bertahan la Liga Spanyol, Barcelona disebutkan sudah merasa frustrasi dengan usaha mereka merekrut bintang muda Argentina, Lautaro Martinez. Untuk alasan tersebut, raksasa Catalan banting setir mengincar striker Uruguay, Edinson Cavani.

Bukan rahasia lagi, Barcelona memang sedang berupaya mendatangkan striker baru di musim panas 2020. Mereka butuh pemain yang bisa menjadi pelapis Luis Suarez. Pasalnya pemain Uruguay tersebut sudah mulai menua.

Memang, di usianya yang sudah 33 tahun, mantan pemain Liverpool ini masih bisa diandalkan, akan tetapi dia begitu rentan terhadap cedera. Untuk alasan tersebut, wajar saja jika mencari pelapis adalah solusi yang tepat.

Sejatinya, Pilihan utama Barcelona diketahui jatuh pada Lautaro Martinez, hanya saja pemain Argentina itu sulit didatangkan pada musim panas mendatang. Alasannya, karena Inter Milan memasang banderol selangit untuk sang striker.

Untuk alasan tersebut, Sports melansir bahwa Barcelona mulai mencari opsi alternatif. Mereka diberitakan mempertimbangkan merekrut Edinson Cavani.

Lantas, apa yang membuat Barcelona tertarik merekrut Cavani sedangkan usianya sudah 33 tahun? Tak lain karena pengalamannya di atas lapangan. Dia sempat bersinar bersama Napoli, pun juga demikian selama membela Paris Saint-Germain.

Selama beberapa tahun terakhir ini, mantan pemain Palermo tersebut sukses menjadi bomber haus di PSG. Ia bahkan menyandang status sebagai top scorer sepanjang masa Les Parisien. Edison Cavani dinilai bisa menjadi opsi yang bagus untuk melapisi Suarez musim depan.

Belum lagi, mengingat fakta bahwa saat ini Edinson Cavani telah resmi meninggalkan Paris Saint-Germain dengan status bebas transfer alias gratis. Kontraknya dengan Les Parisiens sudah berakhir sejak awal bulan ini.

Hanya saja, Barcelona juga memiliki pesaing untuk mengamankan jasa Cavani. Sang striker diberitakan juga menjadi incaran Atletico Madrid di musim panas nanti.

Tapi tentu saja itu tidak masalah, Barcelona jelas bisa bersaing dengan Atletico mengingat jaminan gelar juara bersama raksasa Catalan lebih besar. Hanya saja, ada satu hal yang mungkin akan membuat Barca kesulitan, yakni sang pemain sendiri.

Cavani diberitakan enggan menerima tawaran dari klub yang hanya menjadikannya sebagai striker kedua.

Lionel Messi dan Cristiano Ronado Setara Pele dan Maradona

Salah seorang legenda besar Brazil, Ronaldo Luis Nazario de Lima akhirnya mengakui bahwa dua mega bintang saat ini, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo sudah setara dengan Pele dan Maradona.

Selama lebih dari 10 tahun terakhir ini, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi memang terus jadi andalan di masing-masing tim. Hebatnya secara konsisten mereka bisa tampil dalam level tertinggi selama kurun waktu tersebut.

Kedua pemain ini begitu mahir dalam urusan gol dan berkontribusi membawa tim masing-masing meraih gelar juara di berbagai kompetisi. Tak heran mereka mampu mendominasi penghargaan Ballon d’Or tiap tahunnya selama 11 tahun terakhir.

Total Messi sudah memenangkan 6 Ballon d’Or sedangkan Cristiano Ronaldo sudah memenangkan 5 Ballon d’Or. Terkait hal ini tak heran banyak pihak yang kerap kali membandingkan siapa lebih baik antara kedua pemain ini.

Namun, tak jarang juga kedua pemain ini disandingkan dengan dua legenda besar, Pele dan Maradona. Terkait hal tersebut, legenda Brazil, Ronaldo mengakui bahwa Messi dan Cristiano Ronaldo sudah layak disejajarkan dengan dua legenda tersebut.

“Bagi saya, dalam klasifikasi yang terbaik dalam sejarah, empat nama adalah Pele, Maradona, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Mereka adalah empat pemain teratas dalam sejarah sepak bola,” ungkapnya pada Santander.

Lebih lanjut, Ronaldo berbicara mengenai calon bintang masa depan seperti Erling Braut Haaland misalnya. Bintang muda Norwegia tersebut tampil cemerlang bersama dengan Borussia Dortmund sampai menjadi sasaran sejumlah raksasa Eropa.

Ronaldo sendiri mengakui bahwa Erling Haaland memang pemain yang menarik. Namun ia mengisyaratkan Real Madrid sepertinya tak akan merekrutnya, karena masih memiliki pemain seperti Karim Benzema.

“Haaland adalah pemain hebat, ia masih muda dan memiliki tahun yang cukup baik dengan banyak gol, kita akan lihat bagaimana ia mengakhirinya. Tentunya tim-tim besar akan menonton, tetapi Real Madrid memiliki pemain bagus, seperti Benzema yang mencetak banyak golsetiap hari Minggu,” tuturnya.

Real Madrid sendiri memang disebut-sebut sebagai salah satu tim yang menginginkan jasa Erling Haaland. Selain itu juga ada Paris Saint-Germain sampai Manchester United.